Kabar Hari Ini

"Hei, Warni. Ada apa denganmu? Kautampak bahagia; bukankah begitu, hmm?"
Ia mematung, menatap mataku dengan tatapannya yang kosong. Dua puluh tiga milisekon kemudian, tawa tanpa suaranya meledak. Entah apa maksud tawa itu.
Aneh sekali. Baru dua hari yang lalu, kondisinya tidak keruan. Pikirannya acak amburadul, bicaranya tak jelas, kerjaannya melontarkan pertanyaan ini-itu dan bercerita tentang alur penuh lubang. Hari ini, sejak tadi pagi tepatnya, Warni berubah 180 derajat. Ia sudah tertawa seolah tidak ada yang terjadi sebelumnya. Padahal tidak ada yang betul-betul ia lakukan untuk menolong pikirannya yang kacau itu.
Yah, kuucapkan selamat sajalah padamu. Karena keresahanmu merepotkan banyak orang, semoga seterusnya bahagia.

Comments