Posts

Showing posts from June, 2017

Sepotong Percakapan (Teks) Tadi Malam

"Mungkin ini gara-gara saya patah hati, ya." "Ha? Patah hati kenapa? Lu ditolak?" "Kagak, ditolak mah gak sesakit ini.." "Terus?" "Ini gebetan saya ngaku, dia udah punya pacar. Pacarnya cewek." "Anjir! Doi lesbi? Atau biseks?" "Lesbi. Mana dia sempet ngode-ngode lagi sama saya." "Ngode gimana?" "Titip salam sama keluarga saya, lah. Ngajak nge- date . Tapi yang penting sih, saya punya prinsip. Kalo doi punya pacar kan, saingan saya cuma satu. Sekali jalan, ngapain berhenti di tengah jalan, hehehe." "Jadi lu tetep ngegas nih? Emang dia mau sama cowok?" "Yaa ngegas dikit-dikit. Pacarnya dulu cowok." "Ooh, jadi sambil tetep nge- keep  doi, lu sambil ngelirik yang lain? Iya mah, mending cari yang lain aja.." "Susah, belum ada yang menggetarkan hati. Hahaha!" "Dasar lu mah." ... ... "Temen-temen disana lagi pada 420....

Tabu

"Mengapa ada saya di sini?" *** Kiranya, itulah pertanyaan yang terlontar dari dalam lubuk hati gadis itu. Ia tengah duduk di atas lantai, berdampingan dengan seseorang yang berumur sekitar delapan tahun lebih tua darinya. Pun orang-orang di ruangan itu, kira-kira umurnya lebih tua sekitar sepuluh tahun darinya. Agaknya ia merasa asing di sana. Tetapi suasana syahdu malam itu, menyenangkan buat dirinya. Dari sudut matanya, terpantul dua musisi yang menyanyi di depan sana. Yang satu wanita berambut pendek, dengan suara yang lembut dan kerasnya menyesuaikan emosi lagu yang di bawakannya. Yang satunya lelaki berambut panjang juga beruban, dengan gitar akustik di pangkuannya serta mikrofon di dekat bibirnya untuk menyanyikan suara pengiring. Mereka membawakan musikalisasi puisi kesukaan gadis itu--inilah yang membawanya ke sana. Tetapi ini tidak biasa. Ini malam Ramadhan, dimana ia seharusnya di rumah. Beribadah dengan khidmat, mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan yang diy...