Satu Hari Lagi Setiap Hari

Belakangan ini saya mencoba mendalami beberapa orang di sekitar saya. Saya dapati bahwa beberapa orang, sebutlah 3, memiliki hal yang serupa dengan saya meskipun dalam konteks yang berbeda. Kami--atau paling tidak saya, merasa saling mengerti betul bagaimana perasaan yang sedang kami alami. Bagaimana kami harus berusaha bertahan satu hari lagi setiap hari. Salah seorang dosen pernah berkata di kelas: "Apakah untuk mempertahankan pasangan dalam kehidupan, kita akan berpikir 'hari ini, saya akan mempertahankan dia satu hari lagi!' setiap hari? Tentu tidak, bukan? Bayangkan betapa beratnya memikirkan hal seperti itu setiap hari." Dan kami, berpikir demikian. Paling tidak saya.
Atas dasar empati, saya ingin mengucapkan selamat kepada kita semua yang telah bertahan satu hari lagi. Selamat karena berjuang tidak semudah itu dilakukan dan dipahami oleh orang lain. Mari berjuang untuk satu hari lagi yang berikutnya dalam ketelanjuran hidup ini. Bersabarlah karena waktunya akan tiba pada saat yang tepat. Semoga.

Comments

Popular posts from this blog

Dèjá Vu (2)

Karena Thanos Tidak Belajar Persamaan Diferensial

Mekar Berduri