Terali
Melangkah
Dengan kaki dirantai
Merebah
Dengan duri di lantai
Menebas
Jerjak yang ditanam di jalan
Meretas
Sandi yang mengunci ucapan
Memandang
Panorama yang terhalang terali
Menyadari
bahwa lapang
bahwa lapang
Adalah abadi untuk tak kembali
Ruang;
Satu-satunya kenyataan yang kumiliki
Untuk kujelajahi
Sebagai tempatku menyelisik
Sampai nanti kauberbisik:
"Aku pulang"
Untuk kujelajahi
Sebagai tempatku menyelisik
Sampai nanti kauberbisik:
"Aku pulang"

Comments
Post a Comment