Semoga Kau Tidak Bingung Membacanya
Aku bingung. Hanya bingung.
Karena itu, jangan tanya kenapa aku bingung. Karena pertanyaan itu hanya akan menambah kebingunganku sampai tidak ada lagi yang dapat kujawab kecuali 'aku sedang bingung'.
Ya, aku bingung, dan kupikir terkadang bingung tak memerlukan alasan. Sama halnya dengan pertanyaanmu tadi: "Mengapa kau bingung?"
Bukankah pertanyaan itu sendiri menunjukkan kebingunganmu?
Izinkan aku menjawab: "Sekarang, kenapa jadi kau yang bingung mengapa aku bingung?"
"Karena kau membingungkan."
"Kau tahu? Sekarang justru kau yang membingungkan."
Hmmm.
Aneh sekali.
Kosong.
Sepi.
Sekosong langit-langit kamar
Yang membatasiku dengan cakrawala
Rinduku pada langit, kau tangkal
Karena itu, jangan tanya kenapa aku bingung. Karena pertanyaan itu hanya akan menambah kebingunganku sampai tidak ada lagi yang dapat kujawab kecuali 'aku sedang bingung'.
Ya, aku bingung, dan kupikir terkadang bingung tak memerlukan alasan. Sama halnya dengan pertanyaanmu tadi: "Mengapa kau bingung?"
Bukankah pertanyaan itu sendiri menunjukkan kebingunganmu?
Izinkan aku menjawab: "Sekarang, kenapa jadi kau yang bingung mengapa aku bingung?"
"Karena kau membingungkan."
"Kau tahu? Sekarang justru kau yang membingungkan."
Hmmm.
Aneh sekali.
Kosong.
Sepi.
Sekosong langit-langit kamar
Yang membatasiku dengan cakrawala
Rinduku pada langit, kau tangkal
Comments
Post a Comment