Terima Kasih

Melalui tulisan ini, saya ingin berterima kasih kepada sejumlah orang yang telah banyak mempengaruhi hidup saya sehingga menjadi seperti saat ini. Saya tahu bahwa sebetulnya hidup ini bukan hanya dipengaruhi sebagian orang melainkan akumulasi seluruh rangkaian kejadian yang melibatkan interaksi dengan banyak orang, tetapi setidaknya ada orang-orang yang memiliki intensitas lebih tinggi dalam hal berdiskusi dengan saya soal pencarian ini.
Saya ingin berterima kasih kepada keluarga dan lingkungan yang mengajari saya soal Islam sedari kecil, mulai dari memahami Alquran, hadits, dan bagaimana kita menerapkannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih telah mengajarkan makna ketenangan dan keterkekangan, ketulusan dan kebohongan. Absurditas adalah hal yang adanya bisa menjadi, menimbulkan konsekuensi yang terkadang di luar prediksi. Percayalah bahwa statistika itu memang terjadi.
Saya ingin berterima kasih kepada kamu yang pertama kali mengenalkan kepada saya bahwa agama itu bukan hitam-putih di dunia ini, melainkan demikian luas spektrumnya. Bahwa seseorang bisa mempercayai keberadaan-Nya tanpa melalui agama, kamu dan kini aku telah menjadi buktinya. Perjalanan saya dimulai khususnya dalam masa awal berkenalan denganmu.
Saya ingin berterima kasih kepada kawan-kawan yang menunjukkan kepada saya bahwa benar-salah dan baik-buruknya dunia ini tidak sehitam-putih dalam pengetahuan saya selama ini. Manusia bisa menjadi baik tetapi salah, bisa jadi benar tapi tidak baik. Menurut siapa? Hitam putih sesungguhnya warna-warni yang selama ini terhalang oleh filter di depan mataku.
Saya ingin berterima kasih kepada kalian yang membimbing saya mengenali sedikit demi sedikit tentang keyakinan yang masing-masing kalian percayai itu. Pertanyaan mulai bisa saya runutkan, dijawab satu-persatu, atau masih menjadi teka-teki sampai sekarang. Saya ingin belajar dan berdiskusi lebih dalam bersama kalian semua yang saya cintai.
Saya ingin berterima kasih kepada kamu yang membimbing saya saat ini. Membantu saya merapikan pikiran dan berjuang untuk tetap hidup sampai hari ini. Hidup masih tidak sebaik itu, tetapi tidak seburuk itu juga karena adanya kamu dan orang-orang terkasihku yang lainnya.
Saya mengujar terima kasih, mungkin bukan betul-betul sebagai tanda syukur melainkan apresiasi sedalam-dalamnya dari hati ini karena kalian semua sungguh luar biasa dalan menjalani kehidupan ini; dalam membagikan ilmunya kepada saya atau yang lainnya jika ada. Semoga semua berbahagia.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dèjá Vu (2)

Karena Thanos Tidak Belajar Persamaan Diferensial

Mekar Berduri