-Ku

Baju ini bukan bajuku,
Ini pakaian yang diberikan oleh orang lain lalu kukenakan di badan ini.

Uang ini bukan uangku,
Ini lembaran kertas berharga yang saat ini kusimpan di dalam dompet dan kartu.

Rumah ini bukan rumahku,
Ini bangunan yang saat ini menjadi tempat untukku pulang.

Tangan ini bukan tanganku. Bukan pula aku.
Ini jasad yang melekat padaku, dan kebetulan dapat kugerakkan.

Dia bukan guruku,
Dia orang lain yang mengajariku.

Dia bukan temanku,
Dia orang lain yang mau bersama diriku.

Dia bukan pacarku,
Dia orang lain yang mau bersepakat denganku untuk sesuatu.

Mereka bukan orang tuaku,
Mereka orang yang melahirkan dan membesarkanku.

Perasaanku? Itu perasaan yang timbul di dalam pikiranku.
Pikiranku? Kerja sel-sel otakku yang saling mengirimkan data.
Otakku? Benda fisik yang tidak dapat berdiri sendiri tanpa organ-orang vital lainnya yang secara bersama-sama akan membentuk sistem organisme yang memiliki kesadaran.
Aku.

Tuhanku? Zat yang menciptakan seluruh alam raya termasuk diriku.

Sejatinya aku tidak memiliki apa-apa.
Juga siapa saja.
Tidak ada yang bisa dan perlu untuk dipaksakan.

Comments

Popular posts from this blog

Dèjá Vu (2)

Karena Thanos Tidak Belajar Persamaan Diferensial

Mekar Berduri