Merindukan Kematian
Setitik debu telah menjalar seperti sel kanker
Menutup mata, menghentikan langkah
Ruang dan waktu telah terdistorsi
Racauan kian beresonansi
Tidakkah ada yang lebih hampa
Dari telinga yang dipenuhi dengan noise
Alasan semakin sirna
Tinggal dinding terakhir bernama sakit
Ketika runtuh, utuh sudah
Comments
Post a Comment