Setelah membayangkan bagaimana jika aku bunuh diri--kira-kira metode apa akan membuat kita merasakan apa? Sebab kalau bunuh diri tak berhasil, justru kesakitan atau cacat yang tak terperi yang bakal kita rasakan. Gantung diri? Oh, sepertinya saat leher ini tercekik dan mulai kehabisan napas, rasanya akan sangat menyiksa. Menelan banyak obat? Hmm, bagaimana kalau obatnya kurang atau ramuannya salah, sehingga rasanya justru sangat menyiksa? Memotong nadi? Membayangkan menyayat sedikit saja ngilu, bagaimana aku sanggup memotong pergelangan tanganku. (*) Kemudian ingatanku merambah kepada ucapannya: Kenapa takut mati? Jawabku: Tidak tahu. Karena... tidak tahu? Karena kita tidak tahu bagaimana kematian itu? Ia pun menjawab lagi: Ya, seperti itulah! Kalau kau tak takut mati, kenapa kau tidak lompat ke jalan saja sekarang juga? ... ...lompat. (*) Aku membayangkan diriku berada di gedung tinggi, menatap riuhnya jalanan kota. Angin berdesir kencang dan udara...