Taman Nasional Kutai

Taman Nasional Kutai (TNK) adalah konservasi alam di Kalimantan Timur yang luasnya 198.629 hektar. Di Taman Nasional Kutai, terdapat berbagai macam flora dan fauna khas Kalimantan, seperti pohon ulin, kantung semar, orang utan, burung enggang, rusa sambar, dan lain-lain. Selain merupakan kawasan perlindungan hutan di kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara, serta Bontang, Taman Nasional Kutai juga dapat menjadi salah satu alternatif objek wisata untuk mengisi liburan. Ada beberapa objek wisata yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Kutai, diantaranya:
1.      Wisata Alam Sangkima
Wisata alam Sangkima merupakan salah satu objek wisata yang berada dalam kawasan Taman Nasional Kutai, tepatnya terletak di poros Sangatta-Bontang. Disini, wisatawan dapat berkeliling dan melihat-lihat flora dan fauna khas Kalimantan. Daya tarik tempat ini adalah pohon ulin raksasa yang berdiameter 2,47 m dan berumur lebih dari 1.000 tahun.


2.      Prevab Mentoko
Prevab dan Mentoko adalah pusat penelitian orang utan, primata khas Kalimantan yang kini berkembang menjadi salah satu alternatif objek wisata pilihan wisatawan. Untuk mencapai Prevab, harus menyusuri Sungai Sangatta ke arah hulu dengan perahu motor. Sedangkan Mentoko berada di sebelah barat Prevab. Di dalam Prevab maupun Mentoko, kita dapat menemui orang utan Kalimantan (pongo pygmaeus) yang berkeliaran dengan bebas.


3.      Teluk Kaba, Teluk Lombok, dan Teluk Perancis
Teluk Kaba berada di antara Sangatta dengan Bontang, sedangkan Teluk Lombok dan Teluk Perancis terletak tidak jauh dari Sangatta. Pada ketiga teluk tersebut, wisatawan dapat menyaksikan keindahan alam dan pepohonan di pinggir pantai. Namun, akibat perluasan lahan serta kebakaran hutan, kini agak sulit untuk menemukan satwa liar yang dulunya banyak ditemui di Teluk Kaba.


            Sebenarnya, Taman Nasional Kutai adalah kawasan bertujuan untuk perlindungan flora dan fauna, penelitian, serta pariwisata. Namun, saat ini telah banyak yang merusak taman nasional ini. Mari kita lestarikan flora dan fauna khas Kalimantan, mulai dari yang terkecil; yaitu dengan tidak merusak hutan Kalimantan.

Comments

Popular posts from this blog

Dèjá Vu (2)

Karena Thanos Tidak Belajar Persamaan Diferensial

Mekar Berduri