Lemah
Tuhan
Kupanggil namaMu dalam derai
Air mata yang bergulir
Aku harus yakin atas segala pilihanku
Tetapi aku lemah
Tuhan, aku harus bagaimana?
Melukai orang-orang di sekitarku
Dengan menunjukkan kelemahanku?
Tuhan, hanya Engkau yang takkan terluka
Bila kutunjukkan kelemahanku
Kebingunganku
Ketidakyakinanku
Tuhan, Engkaulah energi
Yang mampu berkehendak menguatkanku
Tuhan, kemana lagi aku harus mengadu?
Hanya Engkau
Tuhan
Kupikir diri ini tak layak menghadapMu
Tapi ini wujud kelemahanku
Ketidaksempurnaanku
Kemanusiaanku yang berbeda denganMu
Segala teori itu takkan mampu
Menjadikanku manusia sempurna
Karena aku lemah, Tuhan
Sekuat apapun aku berupaya
Engkaulah penentu
Dengan kelemahanku inilah
Aku menghadapMu
Jika boleh kuberdoa, kuatkanlah aku
Kuatkanlah dirinya
Izinkan kami memahami petunjukMu
Pada waktunya nanti
Saat Engkau menghendaki
Yakinkanlah aku
Keputusanku ini, atas izinMu
Aku berharap tidak menyesal
Karena Engkau Maha Pemberi Petunjuk
(Sleman, 2018)
Comments
Post a Comment