Dua yang Menjadi Satu

Duhai, sapaanmu
membuatku takut
Aku tidak berani menatapmu
Tidak berani berbicara padamu
Jangan tanya apapun
Aku bukan yang dulu lagi

Apakah aku tengah berusaha berlari?
Apakah aku sedang bersembunyi
Kemanakah bisa kuberlari?
Kemanakah ku harus sembunyi

Kupikir selama ini semesta mendukungku
Atas gelora mudaku yang menggebu-gebu
Mencari jalannya sendiri, menjauhimu

Menuju keterasingan
Kegamangan yang melenakan
Keresahan yang penuh nikmat
Aku resapi setiap hari
Menjadi sakit yang tak terperi

Pedihku
Adalah kenikmatan yang aku cari
Dustaku
Pelindung fana yang mengobati
Memberi nyeri yang menyenangkan

Terus-menerus kabur
Selalu saja berlari
Seperti menghindari setan
Padahal aku setannya
Aku hantunya
Yang mungkin lebih baik musnah saja

22/10.18

Comments

Popular posts from this blog

Dèjá Vu (2)

Karena Thanos Tidak Belajar Persamaan Diferensial

Mekar Berduri