Kebebasan
Belakangan, aku bertanya-tanya: apa itu kebebasan?
Apa itu merdeka yang sejati, apa itu bebas yang sebebas-bebasnya, dan apakah itu benar-benar ada? Apa kaitan antara keterikatan dengan kebebasan?
Jevil, dalam Deltarune Chapter 1 dikunci di dalam penjara bawah tanah oleh Seam karena ia menganggap seluruh dunia adalah gim dan semua orang adalah partisipan. Dari balik jeruji, Jevil berkata: "semua orang memenjara seluruh dunia dariku, sedangkan aku, di sini, bebas dan sendirian."
Ralsei bertanya, "bukankah kamulah yang ada di balik penjara?"
"Dunia tampak berbeda dari dalam sini. Kemarilah dan bermainlah gim denganku."
Beberapa teori mengatakan bahwa Jevil mengetahui dunia mereka benar-benar sebuah gim, sebuah fabrikasi, tetapi tidak seorang pun percaya kepadanya sehingga ia dipenjara. Jevil, sebagai satu-satunya sosok yang mengetahui hal itu, merasa dirinyalah sosok paling merdeka dari ketidaktahuan.
Saat berpikir tentang kebebasan, mungkin kata itu tidak bisa berdiri sendiri. Jevil terbebas dari ketidaktahuan, namun tidak terbebas dari kegilaan. Sebagian orang berkata padaku bahwa bebas adalah merdeka dari keterikatan dan aturan. Sebagian lainnya berkata, bebas ada dalam keteraturan; kita bebas karena ada keterikatan.
Aku berpandangan bahwa "open-minded" adalah konsep yang fana. Orang-orang biasa berkata, saat kita menjadi seseorang yang "open-minded", kita akan menerima aneka macam konsep tanpa penghakiman karena merasa semua konsep bisa saja benar. Namun, itu artinya orang yang "open-minded" tidak dapat menerima bahwa hanya ada satu konsep yang benar dan konsep lainnya salah. Saat kita memutuskan menerima semua konsep bisa jadi benar, kita menolak konsep kebenaran tunggal/mutlak.
Begitu pula dengan kebebasan, mungkin? Saat kita membebaskan diri dari kekang, kita sebetulnya tidak terbebas dari lepas. Entahlah, aku masih sulit membayangkan dan mengungkapkannya.
"Kamu tak akan percaya, kebebasan lahir dari rahim kekang..."
-Jono Terbakar, KTK
Mungkin aku belum betul-betul paham atas makna dari kalimat ini.
Sleman, 17 Agustus 2022.
Comments
Post a Comment