C

Saat kamu menangis karena cinta, coba diingat, kenapa kamu mencintainya? Baik. Memang saat ini alasannya belum yang ideal, tetapi bagaimana menurutmu perasaan itu seharusnya diletakkan? Apa yang menurutmu seharusnya mendasari cinta?

Cinta, yang datang dari yang Maha Cinta, kupikir idealnya dilandasi atas rasa cinta kepada-Nya. Maka, cinta akan selalu memiliki kompas yang stabil, arah yang tetap, dan wujud yang senantiasa suci. Saat cinta justru terasa memberatkan, mungkin itu saatnya mengalibrasi: apa yang membuatku merasa berat? Apa yang kuharapkan? Apakah yang kuharapkan sesuai dengan yang dikehendaki-Nya?

Jika jawabannya tidak, maka lepaskanlah kemelekatan itu. Kembalikan pada-Nya dan mohon peliharakan rasa cinta ini di jalan yang tepat.

"Tuhan, aku mohon petunjuk, kelapangan hati untuk menerima petunjuk-Mu, dan kekuatan untuk menjalankan petunjuk-Mu.

"Semoga kami senantiasa ingat untuk mengalibrasi ulang arah kami secara berkala agar nantinya dapat mencapai tujuan yang sama."

Comments

Popular posts from this blog

Dèjá Vu (2)

Karena Thanos Tidak Belajar Persamaan Diferensial

Mekar Berduri